kau berlari dari kenyataan
menjauhi segala kepedihan dan kebencian
kau pergi dan membiarkan luka hati tetap menganga
menjauhi segala kepedihan dan kebencian
kau pergi dan membiarkan luka hati tetap menganga
sementara aku turut merasakannya
siapalah aku?
aku bukan siapa-siapa
kau biarkan dirimu tetap terluka dengan segala pemberian
kau menjauh...
dari semua pintu penjelasan
mata yang dulu binar memandang sejuk
kini asing tak terjelaskan lagi
aku terdiam ditengah malam dan membiarkan diriku dingin
berdebat dengan batin
aku hanya merasakan kasih sayanglah yang kau butuh
bagaimana mungkin aku menuntut kasih sayang darimu?
jika kau sendiri kekurangan?
debat batinku panjang
menyisakan pemahaman yang entah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar